Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menghadiri undangan rapat audiensi dengan Direktur Trantibum Deputi Bidang Pengendalian dan Pembangunan Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) di Gedung Kemenko 3, Tower 1. Rapat ini bertujuan untuk menyepakati kerja sama strategis dalam penanggulangan kebakaran dan non-kebakaran di wilayah IKN.

Dalam rapat tersebut, isu utama yang dibahas adalah tingginya angka pengunjung yang diperkirakan mencapai 4.000 hingga 6.000 orang, serta pesatnya pembangunan hunian vertikal seperti rusun 10 lantai dengan ketinggian mencapai ±50 meter. Kondisi ini mendorong urgensi untuk segera membentuk kerja sama antara DPKP PPU dan OIKN.

Pihak Otorita IKN secara resmi mengajukan permohonan kerja sama yang akan berfokus pada agenda simulasi bersama, terutama simulasi penanganan kebakaran di gedung. Selain itu, OIKN juga meminta data terkait kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta potensi hotspot di wilayah IKN.

Menanggapi hal tersebut, DPKP PPU menyampaikan beberapa masukan strategis. DPKP PPU mengusulkan adanya Memorandum of Understanding (MOU) dan permintaan data geografis IKN untuk memudahkan kegiatan simulasi. Mereka juga menekankan perlunya penyusunan protokol komunikasi yang jelas antara kedua belah pihak. Untuk mendukung operasional, DPKP PPU juga mengusulkan agar OIKN segera menyediakan mobil rescue dan membentuk Mekanisme Koordinasi dan Komunikasi Gabungan (MKKG).

Rapat diakhiri dengan keputusan bersama. Perjanjian Kerja Sama (PKS) disetujui, dan agenda latihan serta simulasi bersama akan segera dilaksanakan sebagai tindak lanjut. Rapat ini menjadi langkah awal yang penting dalam memastikan kesiapan dan keamanan wilayah IKN dari ancaman bencana kebakaran.

 

 

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *